- Siswa MAN 5 Bogor Raih Juara 3 Lomba Video Resensi Buku Tingkat Provinsi Jawa Barat
- Tim MAN 5 Bogor Raih Juara Harapan 3 di Lomba Cerdas Cermat MIHRAB 2.0
- Dhuha Rutin Bersama, Siswa Kelas X MAN 5 Bogor Awali Pagi dengan Ibadah
- Disiplin di Bulan Ramadan
- Distribusi MBG di MAN 5 Bogor Berjalan Tertib, Siswa Dibiasakan Berbudaya Antre
- MAN 5 Bogor Jalin Kerja Sama dengan Global Institute melalui Penandatanganan MoU
- Motivasi Belajar di Bulan Ramadan, Waka Kurikulum Ajak Siswa Tetap Semangat dan Disiplin
- Dhuha Rutin Bersama Warnai Pagi di MAN 5 Bogor
- Materi Pamungkas Pesantren Ramadan Day 5
- Pesantren Ramadan Day 5 Kegiatan 1: Duha, Doa dan Tadarus Bersama
BERITA KEGIATAN KOKURIKULER – JUMAT SEHAT ROHANI MAN 5 BOGOR
MAN 5 Bogor Gelar Tausiyah Tentang Syukur Usai Duha Bersama

Keterangan Gambar : Kokurikuler Usai Pembiasaan Pagi di MAN 5 Bogor
Parung Panjang – Jum’at (15/8), lapangan MAN 5 Bogor menjadi saksi pelaksanaan kegiatan kokurikuler “Jumat Sehat Rohani” yang rutin diadakan setiap pekan. Usai melaksanakan salat Duha bersama, seluruh warga madrasah mendengarkan tausiyah singkat yang disampaikan oleh Bapak Abdurrohim, guru Kimia MAN 5 Bogor, dengan tema “Syukur”.

Baca Lainnya :
- MAN 5 Bogor dan Puskesmas Parung Panjang Gelar Pemeriksaan Kesehatan Siswa0
- MAN 5 Bogor Turut Semarakkan HUT RI ke-80 dengan Lomba Gerak Jalan0
- Rahaja: Rabu Sehat Jasmani dengan Sholat Duha dan Sarapan Pagi Bersama di MAN 5 Bogor0
- Deklarasi Stop Bullying di MAN 5 Bogor: Membumikan Nilai Islam dalam Kehidupan Madrasah0
- Tiga Pramuka Khusus MAN 5 Bogor Ikuti Latihan Perdana Persiapan Gelar Senja di Kodim 0621 Kabupaten 0
1. Syukur dengan ucapan (bil kalam)
Mengucapkan pujian kepada Allah, seperti “Alhamdulillah” atas nikmat yang diberikan. Dalil: “Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.’” (QS. Ibrahim: 7)
Hadis: Rasulullah ﷺ bersabda: “Barang siapa yang tidak bersyukur kepada manusia, maka ia tidak bersyukur kepada Allah.” (HR. Abu Dawud, no. 4811 – hasan)
2. Syukur dengan perbuatan (bil arkan)
Menggunakan nikmat yang diberikan Allah untuk kebaikan dan ibadah.
Dalil: “…Bekerjalah wahai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang bersyukur.” (QS. Saba’: 13)
3. Syukur dengan harta (bil maal)
Menginfakkan sebagian rezeki untuk membantu sesama dan jalan kebaikan.
Dalil: “Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu…” (QS. Al-Baqarah: 254)
4. Syukur dengan hati (bil qalb) – [poin yang dilengkapi]
Meyakini dan mengakui sepenuh hati bahwa semua nikmat berasal dari Allah, serta tidak sombong atas pencapaian yang diraih. Dalil: “Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya)…” (QS. An-Nahl: 53)
Hadis: Rasulullah ﷺ bersabda: “Lihatlah kepada orang yang berada di bawahmu, dan jangan melihat kepada orang yang berada di atasmu, karena yang demikian itu lebih pantas agar kamu tidak meremehkan nikmat Allah atasmu.” (HR. Muslim, no. 2963)

Dengan pembawaan yang ringan namun sarat makna, Bapak Abdurrohim mengajak seluruh siswa dan guru untuk mempraktikkan keempat bentuk syukur ini dalam kehidupan sehari-hari. “Syukur itu menjaga nikmat agar tidak hilang dan mengundang nikmat baru. Mari kita biasakan bersyukur dalam segala keadaan,” tuturnya.
Kegiatan Jumat Sehat Rohani ini diakhiri dengan doa bersama dan semangat baru untuk menjalani aktivitas belajar dengan hati yang penuh rasa syukur. (Humas)










